Audit Hukum

Audit Hukum / Due Diligence adalah serangkaian proses pemeriksaan dan / atau penelitian terhadap aspek hukum tertentu yang menjadi objek pemeriksaan / penelitian, dengan maksud mendapatkan kepastian mengenai pelanggaran hukum.

Sebagai pemegang lisensi Advokat, Certified Kurator, kami sering dipercaya untuk mengaudit kepentingan perusahaan dari klien kami. Tujuan melakukan Audit Hukum sangat beragam, seperti saat melakukan Merger dan Akuisisi, pemeriksaan kepatuhan perusahaan terhadap hukum, transaksi di pasar modal, dan lain-lain.

Umumnya, bagaimanapun, Audit Hukum sangat penting dalam transaksi bisnis yang mengandung risiko tinggi. Apapun domestik maupun mancanegara, swasta atau publik, semua perusahaan membutuhkan saran / pendapat mengenai transaksi bisnis yang akan dilakukan. Tindakan ini merupakan salah satu cara untuk mengurangi risiko dalam bisnis.

Audit Hukum / Due Diligence dapat dilakukan secara terbatas (due diligence legal terbatas), yang terbatas untuk pemeriksaan dokumen tertentu, seperti: Akta Pendirian dan revisi, Persetujuan, Perpajakan dan dokumen Keuangan, Asuransi, Ketenagakerjaan, atau Izin Perusahaan. Audit Hukum dapat dilakukan secara komprehensif (full aspect of Due Diligence) dengan melakukan pemeriksaan aset yang dimiliki, mewawancarai subyek yang relevan, dan memeriksa kemungkinan masalah hukum yang melibatkan perusahaan sasaran atau perusahaan yang diaudit.

Satu hal yang penting untuk dipertimbangkan jika perusahaan Anda ingin mendapatkan Audit Hukum / Due Diligence adalah untuk mempersiapkan:

i. Rencana Aksi yang menjelaskan secara rinci mengenai due diligence tindakan yang akan dilakukan; dan
ii. Checklist Due Diligence yang mencantumkan semua dokumen yang perlu diperiksa.